Pemilihan Proses pertama adalah proses pemilihan kit. Untuk tahap ini sebaiknya dipilih jenis model kit yang tidak terlalu rumit. Biasanya ini bisa dilihat dari jumlah sprue (ikatan part model kit). Semakin banyak, artinya semakin detil.
Untuk tahap ini, silahkan disesuaikan dengan kemampuan Anda sendiri karena dalam model kit terdapat berbagai skala model kit dengan berbagai harga.
Perencanaan Rencanakan, akan seperti apa kit Anda nanti jadinya. Apakah sekedar menempel dan merakitnya, menambahi dengan mewarnai (mengecatnya) atau menyempurnakannya dengan beragam tekhik khusus agar terlihat semakin realistis.
Jika, sudah ditentukan, tahap berikutnya adalah mencari referensinya. Untuk taraf perakit awal, tidak perlu susah-susah, ikuti saja buku petunjuknya. Untuk perakit menengah, bisa mulai mencari data yang sesuai dengan model kit tersebut. Misalnya jika kit yang dipilih adalah kit tank M1A2 Abrams, silahkan melihat-lihat data-data tank asli tersebut.
Untuk kategori advance, biasanya ditambah dengan mencari referensi foto-foto kondisi asli dari kit yang dipilih. Biasanya, perakit advance mencoba menyamakan dengan kondisi aslinya. Hal tersebut berguna untuk dapat membuat kit yang dihasilkan tampil lebih realistik dan menarik.
Perakitan Proses perakitan ini cukup mudah. Tinggal mengikuti manual atau petunjuk perakitannya saja. Ikuti urutan pembuatan sesuai nomor petunjuk. Perhatikan juga petunjuk dengan baik, karena kadangkala juga ada petunjuk yang kurang, salah cetak, atau justru salah.
Untuk taraf intermediate/advance, mulai lebih sibuk, karena diperlukan strategi pemasangan lebih lanjut. Selain itu tambahan peralatan/perlengkapan (seperti kikir halus, dempul, dll), juga membuat proses ini lebih lama, bagi saya mungkin sekitar 2 s.d 3 Minggu, tergantung dari mod.... :-D.
Baca buku petunjuk berulang-ulang, agar tidak terjadi kesalahan atau overlapping dalam pekerjaan. Rencanakan tahapan-tahapan pekerjaan, agar tidak terburu-buru menyelesaikannya. Misalnya, jika tidak direncanakan, Anda bisa tidak sabar menunggu cat cockpit pesawat kering lalu menempelkannya di badan pesawat padahal cat belum kering benar, hal seperti akan membuat model kit tidak dapat menempel dengan baik dan terdapat jarak antara bagian yang akan di tempel.
Contoh: Untuk pembuatan pesawat, biasanya harus menyelesaikan bagian cockpit terlebih dahulu. Ketika cockpit sedang menunggu kering lem-nya, atau sedang di-cat, perakit intermediate/advance bisa mulai merakit bagian lain yang tidak mengganggu proses. Biasanya bisa dengan mengerjakan bagian roda, atau peluru kendali, dll.
Artikel ini diambil dari salah satu penggemar Model Kit Mania yang menurut saya baik untuk dijadikan panduan, berhubung artikel sudah lengkap panduannya, bagi saya sudah cukup untuk dijadikan referensi anda untuk merakit model kit, sumber : irwan.net